Monday, June 29, 2009

Kredit Mikro

Bank Grameen yang didirikan pada tahun 1983 memberikan pinjaman kecil kepada orang miskin di masyarakat tanpa jaminan. Muhammad Yunus mendirikan bank. Yunus terinspirasi oleh 1974 kelaparan di Bangladesh untuk memulai bank. Bank Grameen bank kredit mikro. Hari ini lebih dari 2.100 bank di Bangladesh dan bank 40 di dunia termasuk beberapa di Indonesia. Yunus memenangkan Hadiah Nobel Perdamaian pada tahun 2006 untuk mendirikan Bank Grameen.

Bukan main kegiatan-kegiatan Bank Grameen efektif sekali. Sejak didirikan bank, Bank Grameen mendistribusikan USD 6,55 milia dalam pinjaman. Dari ini, USD 5,87 miliar dilunasi. 98 persen orang yang meminjam uang bank membayar kembali.

Bank Grameen juga pinjaman kepada banyak perempuan-perempuan. 97 percen peminjam perempuan-perempuan. Perempuan yang diberdayakan kredit mikro lebih berhasil dan independen. Pada umumnya perempuan tidak ada banyak hak-hak. Tetapi, pada prinsipnya semua orang bertanggung jawab kehidupan dan nasib mereka setuju. Untuk saya, ketidakadilan dan kemiskinan membuat saya marah. Saya bisa membayangkan dunia itu tidak ada kemiskinan. Saya sangat mengharapkan bekerja sebegai pegawai di bank kredit mikro.

Dunia ada banyak kemiskinan tapi paling tidak Muhammad Yunus memerangi kemiskinan. Buku “A World Without Poverty” ditulis Muhammad Yunus. Di buku Yunus menjelaskan “bisnis sosial”. Bisnis social yang perusahan memang tidak menaikkan keuntungan tapi memberi manfaat sosial untuk masyarakat. Yunus tulis bahwa orang-orang yang miskin bisa meningkatkan kehidupan mereka sendiri dan membantu perempuan miskin akan menurunkan kemiskinan. Kredit mikro kesempatan bagus untuk menurunkan kemiskinan. Kredit mikro membuktikan bahwa kita perlu memikir kembali tujuan kapitalisme dan tanggung jawab sosial.

Meskipun, banyak orang di dunia dibuat kredit mikro beberapa orang kritik itu. Misalnya, biaya bank terlalu tinggi dan bank tidak bisa beroperasi sendiri dan harus bergantung pada subsidi. Penulis Gina Neff dari “Left Business Observer” menulis bahwa beberapa perempuan terlalu banyak bergantung pada kredit mikro. Mereka meminjam untuk membayar tagihan dan bukan untuk kewirausahaan.

Demikianlah, kritik-kritik betul, tetapi kredit mikro lebih efektif daripada kampanye anti-kemiskinan lain. Saya yakin bahwa lebih banyak orang akan terus berkembang, tetapi terutama perempuan miskin di dunia, dibuat kredit mikro. Dunia sungguh-sungguh digubah Bank Grameen dan kredit mikro.

Friday, June 26, 2009

Anak Jalanan

Banyak negara-negara yang lebih miskin ada anak jalanan. Negara-negara berkembang memiliki berbagai alasan untuk memiliki anak jalanan. Anak jalanan minggat karena beberapa alasan. Beberapa anak jalanan tidak pernah dicintai orang tua mereka. Beberapa anak jalanan harus mencari pekerjaan karena bencana alam paksa mereka pergi ke kota lebih besar atau pabrik untuk mencari pekerjaan atau mereka harus bekerja di kota untuk mengirim uang kepada keluarga mereka. Kasihan sekali mereka tidak mempelajari di sekolah dan universitas. Anak jalanan hidup secara bahaya. Mereka memukuli untuk makanan dan berlindung dan mereka memasuki gedung untuk mencuri barang-barang.

Kalau pemerintah bisa mengurangi kemiskinan nanti akan ada lebih sedikit anak jalanan. Masyarakat kadang-kadang juga menyakiti anak jalanan. Pemerintah tidak memberikan dan biayai makanan, tempat, sekolah dan pelayanan bagi anak jalanan kecuali kalau masalah anak jalanan akan lebih buruk.
Namun yang paling penting pemerintah harus tetap memberikan pembangunan ekonomi untuk semua warga negara.

Film Bollywood

Saya senang sekali menonton film Bollywood. Film Bollywood menarik dan asyik. Bollywood di India membuat banyak film setiap tahun. Film favorit saya "Jaane Na...Ya Jaane Tu." Film itu cerita cinta. Menurut saya banyak film Bollywood membicarakan cerita cinta. Tetapi, "Jaane Na...Na Jaane Tu", paling bagus. Musik Bollywood juga bagus. Banyak film Bollwyood berbakat musik itu. Musikus Bollywood yang favoritnya saya A.R. Rahman. Musik dari film "Slumdog Millionaire" dibuat A.R. Rahman. Kalau orangnya ingin menoton film Bollywood ada beberapa langkah-langkah. Kalau misalnya orangnya harus menghadiri konferensi Bollywood. Konferesi Bollywood ada susynan. Pertama-pertama pimpinan membuat sambutan untuk kedatang konferensi ada diskusi dengan pakhir film Bollywood. Pada akhirnya, film Bollywood dimain konferensi sesudah konferensi orangnya pasti akan menjadi fanatic Bollywood!

Perkembangan berkaitan dengan Pertanian

USAID yang peratuanya pemerintah Amerika ada program perkembangan berkaitan dengan pertanian internasional. Meskipun perkembangan internasional penting sekali pemerintah Amerika tidak mengalokasikan cukup uang untuk program itu. Situasi itu kurang bagus. Banyak ekonomi negara mendasarkan pertanian dan ada banyak petani. Pemerintah Amerika harus memecahkan masalah itu. Kalau misalnya, pertanian kecil dan perkebunan bisa dikembang pemerintah Amerika di negara-negara lebih miskin. Saya muda-mudahan pemerintah Amerika ada rencana masa depan untuk menaikkan dana berkaitan denga pertanian. Kebijaksanaan itu lebih efektif untuk bertemgah ekonomi-ekonomi.

Thursday, June 18, 2009

Susu Botol atau ASI?

Di kelas Bahasa Indonesia, kami membaca satu iklan terhadap susu botol. Umat ilmunya sekarang ada percekcokan. Beperapa ilmuwan bilang susu botol lebih sekat untuk anak, beperapa ilmuwan bilang air susu ibu (ASAI) lebih sekat untuk anak. Susu botol bagus. Kalau misalnya, susu botol ada nilai gizi bagi pertumbuhan anak. Susu botol memang ada bankyak gizi tapi ASI alamiah. ASI bisa menaikkan IQ anak. Sujet ini ditulis oleh beberapa ilmuwan di laporan ilmu. ASI ada masalah. Ibu-ibu yang bekerja tidak selalu memberi makan anak mereka dengan ASI. Susu botol juga ada masalah. Di Cina, kalau misalnya, beberpapa susu botol ada bahan kimia bahanya di sini. Kualitas susu botol kadang-kadang tidak bagus. ASI atau susu botol apa yang lebih sekat? Saya pikir ibu-ibu bisa memilih apa saja untuk memberi makan anak mereka.